Jebus, Bangka Barat, – Detektif Babel.com . Aktivitas penambangan ilegal di Daerah Aliran Sungai (DAS) tengah menjadi sorotan tajam di berbagai wilayah Indonesia karena memicu kerusakan serius lingkungan, penolakan masif dari warga, hingga tindakan penertiban oleh aparat kepolisian.

Informasi yang diterima media ini menyebutkan sejumlah aktivitas penambangan jenis user-user terlihat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tanjung, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (22-09-2026). Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat terkait pengawasan Aparatur Desa dan Polsek Jebus.
Dalam informasi lapangan yang diterima, nama inisial E juga dikaitkan dengan aktivitas penambangan di kawasan DAS tersebut. Inisial E disebut sebagai bos yang membeli pasir timah hasil dari tambang ilegal yang mengoperasikan tersebut. Selain itu ada Dua nama lainnya inisial U dan D. Yang diduga pelaku Pungli, Dengan cara memotong Fee sebesar 25 % dari hasil penambang serta membeli timahnya dengan harga Rp 310.000, selanjutnya pasir timah tersebut disetor kepada kolektor berinisial E. Namun hingga saat ini belum ada bukti yang dapat memastikan nama tersebut merupakan pendamping ataupun pihak yang mengendalikan aktivitas penambangan di lokasi. Informasi tersebut masih sebatas keterangan lapangan dan perlu pencarian lebih lanjut.
Oleh karena itu media tidak menyimpulkan keterlibatan inisial E sebelum adanya keterangan langsung atau hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang. Jika aktivitas tersebut memang berlangsung tanpa legalitas, masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Pemeriksaan yang diharapkan tidak hanya sekedar menyasar alat yang berada di lokasi, tetapi juga memastikan status legalitas kegiatan serta pihak yang bertanggung jawab atas operasionalnya.
Media membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi inisial E, maupun pihak lain yang namanya disebut atau merasa dirugikan oleh pemberitaan ini. Seluruh informasi mengenai dugaan aktivitas penambangan dan keterkaitan pihak tertentu masih memerlukan verifikasi serta pembuktian dari pihak yang berwenang.
Media ini masih dalam upaya mengkonfirmasi Kepala Desa Sungai Buluh, Kapolsek Jebus dan Kapolres Bangka Barat.
(Wan Farilla Nasution)















