banner 728x250

Satu Abk Selamat Ditemukan, Empat Masih Hilang Pasca KM Putra Buluh Diduga Ditabrak Kapal Kargo

banner 120x600

BANGKA BELITUNG, Detektifbabel.com – Harapan dan kekhawatiran masih gagalnya proses pencarian awak kapal nelayan KM Putra Buluh yang diduga menjadi korban tabrakan dengan kapal kargo di perairan sekitar Pulau Tambelan.

Satu kapal awak, Khoirul (31), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah diperkirakan bertahan selama sekitar dua hari di laut. Namun, empat awak lainnya hingga Senin (10/8/2026) masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, KM Putra Buluh mengalami kerusakan parah hingga terbelah menjadi dua setelah diduga ditabrak kapal kargo yang melintas menuju arah Kalimantan. Kapal kargo tersebut diduga meninggalkan lokasi setelah kejadian.

Ditemukan Setelah Dua Hari Terapung

Pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, awak KM Lima Saudara Kandung yang dipimpin Hendri bersama empat awak lainnya menemukan Khoirul dalam kondisi terapung di perairan sekitar 12 mil arah timur-tenggara Pulau Tambelan.

Khoirul disebut telah bertahan di laut selama kurang lebih dua hari. Dalam kondisi lemas, ia hanya mengandalkan tutup pemberat atau piber sebagai alat bantu apung.

Sekitar pukul 12.12 WIB, korban kemudian dibawa ke Pos Pengawasan Laut (POSAL) untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus dimintai keterangan. Informasi dari korban diharapkan dapat membantu petugas memperluas pencarian terhadap empat awak KM Putra Buluh lainnya.

Tabrakan Terjadi Saat Awak Kapal Tertidur

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, KM Putra Buluh berangkat dari Belitung menuju perairan Pulau Pengiki pada Senin (3/8/2026) pagi.

Pada hari Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, kapal tiba dan berlabuh sekitar 18 mil arah utara Pulau Pengiki. Aktivitas memancing kemudian berlangsung hingga Jumat malam.

Peristiwa naas terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat seluruh kapal awak disebut sedang tertidur, tiba-tiba terdengar benturan keras.

KM Putra Buluh diduga ditabrak kapal kargo yang berlayar ke arah Kalimantan. Benturan tersebut menyebabkan kapal nelayan mengalami kerusakan parah hingga terbelah menjadi dua.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh, kapal kargo yang diduga terlibat tabrakan tersebut disebut langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan bantuan. Namun, identitas kapal dan penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui penyelidikan pihak yang berwenang.

Setelah tabrakan, Khoirul sempat naik ke bagian kapal yang masih terapung. Ia berusaha mengambil senter dan memanggil kapten serta rekan-rekannya. Namun, tidak ada jawaban maupun tanda-tanda keberadaan mereka.

Bagian kapal yang masih terapung kemudian perlahan mengalami kerusakan hingga Khoirul akhirnya terhanyut ke laut lepas. Ia bertahan selama kurang lebih dua hari sebelum ditemukan oleh awak KM Lima Saudara Kandung.

Empat Awak Masih Dalam Pencarian

Hingga berita ini disusun, empat awak KM Putra Buluh masih belum ditemukan. Mereka adalah:

1. Samsir (25)
2. Samsu (50)
3. Tono (40)
4. Irfan (29)

Proses pencarian terhadap keempat korban masih dilakukan dan diharapkan dapat terus terjadi dengan melibatkan kapal-kapal yang berada di sekitar wilayah kejadian.

Caption : Foto empat awak KM. Putra Buluh yang hilang

HNSI Minta Pencarian Dipercepat

Keprihatinan atas peristiwa tersebut disampaikan Ketua DPC HNSI Kota Pangkalpinang, Asnam Basuri.

Ia berharap aparat dan instansi terkait segera melakukan penelusuran terhadap kapal kargo yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut, sekaligus mempercepat pencarian terhadap empat awak kapal yang masih hilang.

“Kami berharap pencarian terhadap para nelayan yang masih hilang dapat dilakukan secara maksimal. Kapal yang diduga terlibat juga perlu ditelusuri agar kejadian ini dapat diketahui secara terang,” demikian harapan yang disampaikan terkait peristiwa tersebut.

Sejumlah saksi yang keterangannya telah dihimpun antara lain Budi Skandar, Evi, Hendri, dan Syarif. Keterangan para Saksi yang diharapkan dapat membantu proses pencarian serta pencarian korban.

Kepada seluruh kapal yang melintas di wilayah perairan sekitar lokasi kejadian, masyarakat dan pihak terkait mengimbau agar ikut membantu melakukan pemantauan. Apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, benda milik korban, maupun informasi mengenai kapal yang diduga terlibat, agar segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

Hingga kini, harapan untuk menemukan empat awak KM Putra Buluh dalam keadaan selamat masih terus terjaga.

(Restu Palgunadi) 

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *