banner 728x250

Aksi Damai Dukung Keberlanjutan Program MBG, Relawan dan Masyarakat Suarakan Kepentingan Rakyat

banner 120x600

Detektif Babel,Pangkalpinang – Ratusan peserta yang tergabung dalam berbagai aliansi masyarakat, relawan, pelaku UMKM, pedagang, pekerja, serta unsur masyarakat lainnya menggelar aksi damai di kawasan Titik Nol Kilometer Pangkalpinang. Aksi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut bertujuan menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Kehadiran peserta aksi disambut oleh Kapolres dan Kapolsek setempat dengan pengamanan dari personel kepolisian sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian oleh sejumlah perwakilan aliansi dan relawan, para peserta menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat.

Mereka menilai program tersebut telah membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat, mulai dari tenaga dapur, pekerja distribusi, pemasok bahan pangan, hingga pelaku UMKM dan pedagang lokal yang terlibat dalam rantai pasok program.

Peserta aksi menyampaikan kekhawatiran apabila program tersebut dihentikan. Menurut mereka, penutupan atau penghentian MBG berpotensi berdampak pada berkurangnya kesempatan kerja, melemahnya aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatnya angka pengangguran, serta hilangnya manfaat yang selama ini dirasakan oleh banyak keluarga.

Selain aspek ekonomi, massa aksi juga menyoroti manfaat MBG dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program tersebut dinilai berkontribusi dalam menekan angka stunting, mengurangi kesenjangan sosial, serta membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sebagai investasi menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Aksi tersebut turut dihadiri relawan dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di antaranya dari Toboali, Bangka Tengah, Bangka Barat, hingga Kabupaten Bangka. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap keberlanjutan program yang dianggap menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu orator, Defry, menyampaikan orasi dengan penuh semangat. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum seharusnya lebih difokuskan pada pemberantasan praktik korupsi dan oligarki yang merugikan negara, bukan pada penghentian program-program yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada rakyat.

“Yang harus ditindak adalah korupsi dan praktik-praktik yang merugikan rakyat. Program MBG justru memberikan manfaat besar, membantu masyarakat, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memberikan gizi yang layak bagi anak-anak Indonesia,” tegas Defry di hadapan massa aksi.

Peserta aksi berharap pemerintah dapat terus menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan rakyat. Mereka menilai program tersebut bukan sekadar bantuan makanan, melainkan instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang mampu meningkatkan kualitas generasi muda sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.

Aksi damai ditutup dengan penyampaian pernyataan sikap bersama yang menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan MBG demi kesejahteraan rakyat, kemajuan UMKM, terciptanya lapangan kerja, serta masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

(Wan Farilla) 

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *